Bukan Asal Lap! Begini Cara Merawat Lemari Particle Board Agar Awet Belasan Tahun

Gambar Cara Merawat Lemari Particle Board

  Memiliki furnitur berbahan kayu olahan memang pilihan cerdas, namun penting bagi Anda untuk mengetahui cara merawat lemari particle board agar tetap awet dan tidak mudah rusak.

Membeli furnitur berbahan particle board kini menjadi pilihan populer bagi banyak keluarga dan milenial. Pilihan ini populer karena harganya lebih ramah di kantong.

Harganya jauh lebih ramah di kantong di bandingkan kayu solid seperti jati atau mahoni. Selain itu, furnitur particle board—seperti lemari pakaian, meja kerja, dan rak buku—memiliki keunggulan mutlak pada desainnya.

Desainnya cenderung sangat modern dan minimalis. Furnitur ini juga memiliki presisi tinggi serta tersedia dalam berbagai pilihan warna dan tekstur estetik.

Namun, ada satu kekhawatiran yang sering membuat calon pembeli ragu. Banyak yang bertanya, apakah lemari particle board cepat rusak, melengkung, atau mudah berjamur?

Faktanya, ketahanan jangka panjang dari furnitur kayu olahan ini sangat bergantung pada bagaimana cara kita memperlakukan dan merawatnya sehari-hari. Jika di rawat dengan metode yang benar dan di tempatkan di lokasi yang tepat, lemari pakaian berbahan particle board bisa bertahan belasan tahun dan tetap terlihat bersih seperti baru beli.

Bagi Anda yang baru saja membeli atau berencana menata kamar dengan mebel jenis ini, yuk simak panduan lengkap dan cara merawat lemari particle board secara mendalam berikut ini agar tidak mudah keropos, bebas jamur, dan tidak ringkih!

1. Karakteristik Dasar dan Cara Merawat Lemari Particle Board

Sebelum masuk ke teknis perawatan, Anda perlu memahami apa itu particle board.

Material ini terbuat dari campuran chip kayu, serbuk gergaji, dan resin sintetis. Semua bahan ini di padukan dan dipres menggunakan tekanan serta suhu tinggi.

Lapisan luarnya biasanya di lindungi oleh paper foil, PVC, atau melamine untuk memberikan motif serat kayu yang indah sekaligus menahan cipratan air ringan.

Strukturnya berupa padatan serbuk kayu. Akibatnya, pori-pori di dalam particle board cenderung lebih sensitif terhadap air dan kelembapan ekstrem di bandingkan kayu utuh.

Air bisa masuk ke struktur utama melalui celah sambungan atau bagian bawah yang tidak dilapisi. Hal ini menyebabkan partikel kayu di dalamnya mengembang dan melunak. Akibatnya, struktur lemari menjadi keropos. Mengetahui kelemahan ini adalah kunci utama dalam merawatnya.

2. Cara Merawat Lemari Particle Board Agar Terhindar dari Jamur

Musuh nomor satu dan paling mematikan bagi material particle board adalah kelembapan tinggi yang konstan. Kesalahan yang paling sering di lakukan oleh pemilik rumah adalah menggeser dan menempelkan lemari pakaian hingga benar-benar mepet ke dinding beton kamar tidur.

Dinding rumah sering menyimpan uap air tinggi. Ini terutama terjadi saat musim hujan atau pada dinding yang berbatasan dengan area luar atau kamar mandi. Terkadang, dinding juga mengalami rembesan tipis yang tidak kasatmata.

Jika bagian belakang lemari menempel langsung tanpa celah, udara lembap dari dinding beton akan terserap secara perlahan oleh papan belakang lemari. Dalam hitungan minggu, area belakang lemari Anda di pastikan akan di penuhi oleh bintik-bintik jamur putih atau hijau yang mengeluarkan bau apek.

Solusi Terbaik: Saat menata ruangan, berikan jeda atau jarak kosong sekitar 5 hingga 10 sentimeter antara bagian belakang lemari dengan permukaan dinding. Langkah sederhana ini akan menciptakan jalur sirkulasi udara (air flow) yang lancar di area belakang. Udara yang bergerak aktif akan menguapkan kelembapan sehingga bagian belakang lemari tetap kering dan terhindar dari risiko serangan jamur.

3. Teknik Membersihkan Lemari dalam Cara Merawat Lemari Particle Board

Bersihkan debu yang menempel secara berkala agar tampilannya tetap cemerlang. Namun, hindari membersihkan lemari particle board dengan cara mengguyurnya dengan air, menyemprotkan cairan pembersih secara berlebihan, atau Hindari penggunaan kain lap yang terlalu basah. (masih meneteskan air).

Jangan biarkan air menggenang di permukaan lemari. Air yang masuk ke area sudut, tepi potongan, atau lubang sekrup dapat merembes ke pori-pori bagian dalam.

Hal inilah yang memicu pembengkakan lokal (swelling) pada struktur kayu pabrikan yang membuat lapisannya mengelupas dan menjadi rapuh.

Cara Membersihkan yang Benar:

  1. Gunakan kemoceng atau kain mikrofiber kering terlebih dahulu untuk mengangkat debu-debu kasar yang menempel pada rak dan pintu lemari.

  2. Jika terdapat noda sidik jari atau kotoran yang membandel, ambil kain lap bersih lalu basahi dengan sedikit air.

  3. Peras kain lap tersebut sekuat mungkin hingga kondisinya menjadi setengah basah atau lembap saja (tidak ada air yang menetes saat kain diperas).

  4. Usapkan secara perlahan pada bagian lemari yang kotor hingga nodanya hilang.

  5. Langkah Krusial: Segera seka kembali area tersebut menggunakan kain lap kering yang lembut untuk memastikan tidak ada sisa uap air atau kelembapan yang tertinggal di permukaan furnitur.

4. Manfaatkan Silica Gel dan Produk Penyerap Kelembapan Ruangan

Lemari pakaian yang tertutup rapat dalam waktu lama sering kali memerangkap udara lembap di dalamnya, terutama jika Anda sering memasukkan pakaian yang belum benar-benar kering setelah di  setrika.

Udara yang terjebak ini tidak hanya memicu tumbuhnya jamur di dinding dalam lemari, tetapi juga bisa merusak pakaian kesayangan Anda dan menimbulkan bau apek yang menyengat.

Langkah Pencegahan:

  • Letakkan beberapa bungkus kecil silica gel di setiap sudut rak pakaian atau di dalam laci penyimpanan lemari. Silica gel berfungsi efektif untuk mengikat molekul air bebas di udara.

  • Jika kamar Anda cukup lembap, misalnya karena kurang ventilasi, Anda perlu melakukan langkah ekstra. Taruh produk penyerap kelembapan berbentuk kotak komersial (seperti Bagus Serap Air atau sejenisnya) di bagian dasar lemari.

  • Ganti produk penyerap kelembapan tersebut secara berkala jika wadah kotaknya sudah penuh terisi oleh air hasil serapan udara.

5. Perhatikan Batas Beban Muatan (Hindari Overload Pakaian)

Meskipun lemari pakaian modern saat ini telah di rancang dengan konstruksi penopang yang presisi, setiap sekat rak pada lemari particle board tetap memiliki batas toleransi berat maksimal yang berbeda dari kayu jati solid.

Kebiasaan menumpuk pakaian katun atau jins terlalu tinggi hingga menyentuh langit-langit sekat, atau menaruh benda-benda berat seperti tumpukan buku tebal, koper berisi penuh, dan brankas besi di atas rak gantung akan memberikan tekanan berlebih secara konstan.

Lambat laun, tekanan ini akan membuat bagian tengah papan rak melengkung ke bawah (sagging). Jika di biarkan terus dalam jangka panjang, papan tersebut bisa patah atau merusak pasak penahan di sisi kanan dan kiri panel.

Tips Penataan Beban yang Ideal:

Kelompokkan pakaian Anda dengan bijak. Bagi muatan secara merata di setiap kompartemen lemari.

Letakkan pakaian-pakaian gantung yang berat (seperti jaket tebal, jas, atau jins) di area yang memiliki pipa gantungan kokoh.

Jika Anda terpaksa harus menyimpan barang-barang yang sangat berat di dalam lemari, tempatkan barang tersebut di bagian panel paling bawah lemari, karena bagian dasar bersentuhan langsung dengan lantai dan memiliki struktur penopang beban yang paling stabil.

6. Hindari Terlalu Sering Membongkar-Pasang Lemari Particle Board

Salah satu nilai jual terbesar dari furnitur particle board buatan pabrik adalah sistemnya yang bersifat knockdown, artinya kamu dapat membongkar lemari menjadi lembaran panel-panel terpisah sehingga sangat memudahkan saat proses pengiriman ke lantai atas rumah atau saat pindahan kamar.

Namun, terlalu sering melakukan bongkar-pasang sekrup dan pasak pada lubang yang sama bisa berbahaya. Hal ini dapat mengikis kepadatan serbuk kayu di area lubang tersebut.

Jika proses pembongkaran dilakukan secara kasar atau terlalu sering, lubang tempat sekrup mengunci akan menjadi aus, longgar, dan dol. Akibatnya, saat dirakit kembali, struktur lemari menjadi goyang dan tidak sekokoh saat pertama kali dibeli.

Tips Jika Terpaksa Harus Pindahan Rumah:

Jika jarak perpindahan lemari hanya antar-ruangan di dalam satu lantai rumah yang sama, Anda tidak perlu membongkarnya. Cukup kosongkan seluruh isi pakaian di dalamnya, lalu angkat lemari secara hati-hati dengan memegang bagian struktur bawah panel (jangan menyeret lemari karena bisa merusak bagian kakinya).

Jika terpaksa harus di bongkar total karena melewati tangga sempit, lakukan proses pembongkaran dengan sangat hati-hati dan perlahan menggunakan obeng manual (hindari menggunakan cordless drill berkecepatan tinggi yang tidak terkontrol karena berpotensi merusak ulir lubang kayu).

Simpan semua sekrup dan komponen kecil di dalam satu wadah plastik khusus agar tidak ada yang hilang saat akan dirakit kembali.

7. Jangan Menyeret Lemari Saat Mengubah Tata Letak Ruangan

Ketika Anda merasa bosan dengan suasana kamar dan ingin mengubah tata letak interior, jangan pernah memindahkan lemari pakaian particle board dengan cara di dorong atau diseret begitu saja di atas lantai dalam kondisi masih terisi penuh.

Gaya gesek yang berat dan tekanan vertikal dari bobot lemari memberikan beban ekstrem pada sambungan sekrup. Hal ini berbahaya bagi bagian sudut bawah dan kaki lemari.

Hal ini berisiko tinggi membuat kaki lemari menjadi patah, miring, atau melukai lantai keramik rumah Anda.

Cara Memindahkan yang Benar: Kosongkan seluruh pakaian, laci, dan gantungan yang ada di dalam lemari terlebih dahulu tanpa terkecuali. Setelah bobot lemari menjadi sangat ringan, mintalah bantuan anggota keluarga atau teman untuk mengangkat lemari bersama-sama secara vertikal, lalu pindahkan ke posisi baru yang Anda inginkan.

8. Lakukan Perawatan Rutin pada Engsel Pintu dan Rel Laci

Anda juga perlu memberikan perhatian khusus pada bagian mekanis agar fungsionalitas lemari tetap terjaga dengan baik.

Kerusakan pada struktur kayu di sekitar engsel sering diawali dari pintu yang macet. Hal ini biasanya terjadi karena engsel yang berkarat atau kendur, namun dipaksa dibuka dengan keras.

Perawatan Komponen Mekanis

Secara berkala (misalnya 6 bulan sekali), periksa kekencangan baut-baut

Berikan Pelumas Berkala

Semprotkan cairan silikon atau minyak pelumas khusus mesin jahit pada bagian poros engsel dan jalur rel laci setiap 6 bulan sekali. Langkah ini menjaga pergerakan pintu tetap halus dan mencegah gesekan keras yang bisa mengikis sekrup penahan di panel kayu.

Segera Kencangkan Baut yang Longgar

 Jika Anda merasakan pintu lemari mulai agak miring atau laci terasa seret saat ditarik, jangan di paksa. Segera ambil obeng manual dan kencangkan kembali sekrup engselnya sebelum lubang dudukan sekrup terlanjur membesar atau aus akibat menahan beban pintu yang miring.

Tunggu apa lagi? Yuk, temukan berbagai pilihan model, warna, dan ukuran lemari pakaian minimalis impian Anda langsung dengan mengunjungi katalog produk resmi di website utama F2C Furniture sekarang juga!

Nikmati berbagai promo potongan harga menarik dan kemudahan sistem pembayaran. Kami juga menyediakan layanan pengiriman logistik yang aman sampai ke depan pintu rumah Anda.

Happy shopping, Sobat Furnia!

Rate this post
Home
Cari Produk
WeCreativez WhatsApp Support
Custom Furniture | Paket Get Married | Cabinet Serbaguna | Meja Makan | Rak Serbaguna | Meja Serbaguna | Buffet TV | Meja Rias | Kursi | Lemari Serbaguna, Tanyakan apa saja kepada saya!
👋 Hai, ada yang bisa Furnia bantu ?