7 Jenis Engsel dan Fungsinya di Furniture

Gambar Jenis Engsel dan Fungsinya

Halo, Sobat Furnia!
Kalau kamu sedang merakit, memperbaiki, atau memilih furniture, pasti kamu akan menemukan komponen kecil tapi penting: engsel. Meski ukurannya kecil, engsel sangat berpengaruh pada kenyamanan, kelancaran gerak, dan ketahanan sebuah pintu lemari atau kabinet. Karena itu, penting banget untuk tahu jenis-jenis engsel dan fungsinya agar kamu bisa memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan furniture di rumah.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tujuh jenis engsel yang paling umum dipakai di dunia furniture. Yuk, kita mulai!


1. Engsel Sendok (Concealed Hinge)

Engsel sendok atau concealed hinge adalah engsel yang paling sering Sobat Furnia temui pada lemari modern. Engsel ini tersembunyi di balik pintu sehingga memberi tampilan yang bersih dan rapi.

Fungsi utama:

  • Untuk pintu kabinet

  • Cocok untuk gaya minimalis

  • Memberikan bukaan yang mulus dan stabil

Engsel jenis ini biasanya memiliki fitur soft-close yang bikin pintu menutup perlahan tanpa suara. Jadi kalau kamu suka tampilan modern dan rapi, engsel sendok adalah pilihan terbaik.


2. Engsel Pintu Kupu-Kupu (Butterfly Hinge)

Engsel kupu-kupu punya bentuk dekoratif yang menyerupai sayap kupu-kupu. Biasanya digunakan untuk furniture klasik atau vintage.

Fungsi:

  • Untuk pintu kabinet kecil

  • Untuk kotak kayu dekoratif

  • Untuk furniture bergaya klasik

Karena bentuknya cantik, engsel ini juga berfungsi sebagai elemen estetika. Tapi perlu diingat, engsel ini kurang cocok untuk pintu besar karena kekuatan menahannya terbatas.


3. Engsel Piano (Piano Hinge / Continuous Hinge)

Engsel piano adalah engsel panjang yang digunakan sepanjang sisi pintu. Engsel ini terkenal karena kekuatannya yang merata di seluruh permukaan.

Fungsi:

  • Untuk pintu yang panjang dan berat

  • Untuk penutup kotak besar

  • Untuk furniture lipat

Kalau Sobat Furnia ingin sesuatu yang kokoh dan tahan lama, engsel piano adalah pilihan yang tepat. Selain kuat, engsel ini juga membuat gerakan pintu lebih stabil.


4. Engsel Pintu Tempel (Overlay Hinge)

Engsel overlay adalah engsel yang membuat pintu menutupi sebagian atau seluruh bingkai kabinet. Engsel ini terbagi dua jenis: full overlay dan half overlay.

Fungsi:

  • Untuk pintu lemari yang menutup sisi luar kabinet

  • Cocok untuk kitchen set dan lemari pakaian

Keuntungan engsel ini adalah tampilannya modern dan pintunya bisa menutup rapat dengan presisi.


5. Engsel Tanam (Mortise Hinge)

Engsel tanam adalah engsel yang dipasang dengan cara membuat cekungan atau lubang pada kayu agar engsel masuk rata di permukaan. Engsel ini banyak ditemukan pada pintu rumah.

Fungsi:

  • Untuk pintu besar

  • Untuk pintu kayu solid

  • Untuk penggunaan berat dalam jangka panjang

Walaupun pemasangannya lebih rumit, kekuatannya sangat bagus. Cocok buat furniture yang butuh engsel tahan beban besar.


6. Engsel Geser (Sliding Door Hinge / Rail Hinge)

Engsel geser digunakan untuk pintu sliding atau pintu sorong. Sistem ini menggunakan rel di atas dan bawah sehingga pintu tidak berayun, melainkan meluncur ke samping.

Fungsi:

  • Untuk lemari pakaian sliding

  • Untuk kabinet dapur modern

  • Untuk pintu space-saving

Kalau ruangan di rumah terbatas, engsel geser adalah solusi yang sangat efisien karena pintunya tidak makan tempat.


7. Engsel Lipat (Folding Hinge / Bi-Fold Hinge)

Engsel lipat memungkinkan pintu terbuka secara terlipat menjadi dua bagian. Biasanya digunakan pada lemari besar atau kabinet yang membutuhkan bukaan lebar.

Fungsi:

  • Untuk lemari pakaian lipat

  • Untuk pintu kabinet sudut

  • Untuk meja lipat

Jenis engsel ini memudahkan akses ke bagian dalam furniture, terutama kalau posisi ruangan agak sempit.


Cara Memilih Engsel yang Tepat untuk Furniture

Sobat Furnia, memilih engsel tidak bisa sembarangan. Berikut beberapa tips cepat:

1. Sesuaikan dengan ukuran pintu

Pintu besar memerlukan engsel yang kuat seperti engsel piano atau engsel tanam.

2. Tentukan gaya furniture

Furniture minimalis cocok dengan engsel sendok. Furniture klasik cocok dengan engsel kupu-kupu.

3. Perhatikan beban pintu

Semakin berat pintu, semakin kuat engsel yang dibutuhkan.

4. Pilih fitur tambahan

Misalnya, soft-close untuk pintu yang mau menutup pelan.

5. Perhatikan arah bukaan

Sesuaikan dengan ruang di rumah, apakah perlu bukaan swing atau sliding.


Kesimpulan

Engsel memang terlihat kecil, tetapi fungsinya sangat besar dalam mendukung kenyamanan furniture. Dengan mengenal berbagai jenis engsel—mulai dari engsel sendok, kupu-kupu, piano, overlay, tanam, geser, hingga engsel lipat—Sobat Furnia bisa lebih mudah memilih komponen yang tepat sesuai kebutuhan dan gaya furniture.

Dengan pemilihan engsel yang tepat, furniture kamu tidak hanya tampil lebih cantik, tapi juga lebih awet dan nyaman digunakan setiap hari.

Kalau Sobat Furnia butuh artikel lanjutan seperti cara memilih engsel terbaik, daftar harga engsel, atau rekomendasi engsel untuk kitchen set, tinggal bilang saja ya!

Rate this post
Home
Cari Produk
WeCreativez WhatsApp Support
Custom Furniture | Paket Get Married | Cabinet Serbaguna | Meja Makan | Rak Serbaguna | Meja Serbaguna | Buffet TV | Meja Rias | Kursi | Lemari Serbaguna, Tanyakan apa saja kepada saya!
👋 Hai, ada yang bisa Furnia bantu ?